Newsletter Mokshfeast Edisi No 01/MF2/2019

Intip Mokshfeast 2017

Urban Festival di Alam Liar

Tahun 2017 menjadi tahun yang cukup istimewa bagi Jawa Timur khususnya. Pasalnya, di negeri seribu ombak ini, untuk kali pertama sebuah festival urban lahir. Lebih dari 500 peserta larut dalam kehangatan alam.

Festival ini bertajuk Mokshfeast. Sebuah event art and culture festival yang mengusung filosofi moksha. Dalam terminologi Hindu, moksha berarti menyatunya manusia dengan alam. Semangat inilah yang ingin dibawa Mokshfeast dalam perhelatan event yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di pantai Banyu Meneng, Kabupaten Malang pada 28-29 Oktober 2017 lalu.

Di bawah manajemen Moksha Indonesia, Mokshfeast barangkali jadi satu-satunya event di Indonesia yang menggabungkan musik, seni dan petualangan alam dalam satu paket festival. Keunikan inilah yang membuat lebih dari 500 peserta bersemangat untuk bergabung dan menikmati pengalaman baru melebur bersama alam. Serunya lagi, peserta bisa melakukan aktifitas air di pantai banyu meneng yang tenang. Mulai dari, paddle board, kayak hingga menikmati dunia bawah air lewat snorkeling.

“Mokshfeast terinspirasi konsep electric forest yang digelar di Michigan Amerika Serikat dan Wonderfruit yang diadakan di Pattaya Thailand. 2 event bergengsi inilah yang kemudian menjadi nafas kami (Mokshfeast),” ungkap Managing Director Moksha Indonesia, Rahmad Setiawan.

Menurutnya, peserta seakan-akan bisa merasakan berada di Electric Forest dan sekaligus menikmati festival seni dan budaya ala wonderfruit dalam satu paket event. Karenanya, event ini menjadi begitu unik dan mungkin menjadi satu-satunya di Indonesia.

Mokshfeast bahkan berhasil menggandeng seniman- seniman handal untuk menciptakan ruang seni indah yang teraktualisasi dalam seni instalasi di sudut-susut venue dan stage. Vokalis band Navicula sekaligus aktivis lingkungan hidup, Robby juga turut berbagi ide dan pengalaman seputar pelestarian alam dalam sharing session.

Tak hanya itu, salah satu band pemenang kompetisi rock in Battle, Equaliz turut mengisi panggung music Mokshfeast. Ada juga band indie, Atlesta dan Wake up irish yang juga menjadi music line up nya.

Jelang malam, musik EDM hadir lewat tangan kreatif finalis The Remix Net TV, DJ Kenny Gabriel. Hadir juga DJ Halim Ardie, DJ kelahiran Amerika Serikat yang jatuh cinta dengan Indonesia. Malam ditutup oleh satu-satunya DJ perempuan berdarah Kolombia di event ini, DJ Claudia Jaramilla.

Mokshfeast The Untold Story 2019

Tahun ini, mokshfeast kembali hadir dengan kekhasan eventnya yang selalu jadi bahan perbincangan. Segera daftarkan diri kalian di mokshfeast.straight-line.org tiket terbatas hanya untuk 500 orang dan terbatas untuk peserta berusia minimal 21 tahun. (*)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *